Broken Promises

 
Betapa bodohnya aku masih mempercayaimu lagi, lagi dan lagi
Bagai orang dungu karena selalu terperdaya oleh ucapan manismu
Janji yang pernah kau ucapkan tak satupun kau tepati
Dengan polosnya aku masih menunggumu menepati janji palsumu
 
Selalu membuatku menunggu dengan ketidakpastian yang kau ciptakan
Seolah-olah gembira diatas kegelisahan dan kegundahanku
Namun ketika aku mencoba untuk mengukuhkan hatiku
Kau hadir kembali sebagai malaikat maut yang menghancur-leburkan
 
Kebahagiaan dan kebebasan yang selama ini aku pupuk
Agar tumbuh di waktu yang tepat
Kini hancur berkeping-keping karena kau kembali membawa ketidakpastian
 
Menjemukan
Memuakkan
Menjenuhkan
 
 
 
Surabaya,
25/01/2015 05.22 WIB

coretan pena NIS

No comments:

Post a Comment

Instagram